Berulang, Hasil Lelang Jabatan Eselon II Kecewakan Gubernur Sumut

by -250 views

MEDANBERITA.ID :Pelaksanaan lelang jabatan eselon II di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) tampaknya kembali berulang tidak memberikan hasil memuaskan.

Pasalnya, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, mengungkapkan ada 4 posisi yang tak terisi di seleksi jabatan eselon II (Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama/JPTP) di lingkungan Pemprov Sumut.

Dikatakan Edy Rahmyadi, tidak satu pun peserta yang mengikuti seleksi di 4 jabatan itu yang memenuhi standar nilai yang ditentukan. Oleh karena itu, ia tak akan melantik pejabat hasil seleksi di 4 jabatan itu.

“Empat posisi yang tidak menemukan standar nilai yang ditentukan,” ujar Gubernur Edy Rahmayadi kepada wartawan usai usai salat azhar dari Masjid Gubsu, di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Selasa (22/12/2020).

Dipaparkan Edy Rahmayadi, mantan Pangkostrad ini membeberkan, 2 dari 4 jabatan yang tidak terisi tersebut, yakni untuk Kepala Dinas Kebuayaan dan Pariwisata dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Dinas mana lagi itu. Ada tiga atau empat yang tidak mencapai nilai standar yang diharapkan enam. Ada (nilai) enam, tiga orang (tiga peserta terbaik), itu haknya gubernur,” keluh Edy.

Sementara, lanjut Edy Rahmyadi menjelaskan, untuk 14 jabatan lainnya, sudah terisi atau nilainya memenuhi standar.

“Yang lain sudah dapat dan saya sudah memberikan yang nomor satu semuanya, itu yang terpilih,” kata Edy.

Tak hanya itu, sebelum mengakhiri , bahwa untuk jabatan eselon II yang belum terisi pada seleksi itu, menurutnya akan dibuka lagi seleksinya. Namun, Edy tidak menyebutkan kapan seleksi akan dibuka kembali.

Diberitakan sebelumnya pada 27 Oktober 2020, Gubernur Edy melalui Pansel mengumumkan dibukanya pendaftaran seleksi jabatan eselon II di lingkungan Pemprov Sumut.

Adapun 19 jabatan itu adalah:
1. Kepala Biro Hukum.
2. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat.
3. Kepala Biro Organisasi.
4. Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa.
5. Kepala Biro Administrasi Pembangunan.
6. Kepala Dinas Koperasi dan UKM.
7. Kepala Dinas Perkebunan.
8. Kepala Dinas Kehutanan.
9. Kepala Badam Kepegawaian Daerah.
10. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
11. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
12. Kepala Dinas Pendidikan.
13. Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
14. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.
15. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
16. Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (Pendapatan).
17. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
18. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.
19. Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi

Ironisnya, dari 19 organisaai perangkat daerah (OPD) yang dilelang, 4 jabatan dianggap tidam memenuhi syarat kelulusan.

Diketahui, peserta ada yang tidak lulus ujian tertulis dan penulisan makalah untuk jabatan Kepala Biro Hukum, maka hanya 14 jabatan yang bakal terisi dari hasil seleksi itu.

(*MEDANBERITA.ID)